Kecerdasan Buatan? Apakah Mengancam Eksistensi Manusia atau Sebaliknya?

Siapa sangka, di tahun 2020 ini perkembangan kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan AI sudah mulai banyak digunakan di berbagai negara di dunia.

Mungkin di negara Indonesia, yang sebelumnya masih disebut negara berkembang sistem robot yang ditanamin dengan AI masih tabu atau bisa dianggap oleh sebagian orang masih sangat tabu dan tidak mungkin.

Tapi nyatanya, diam-diam sudah ada beberapa pabrik yang justru menggunakan robot ataupun industri lainnya yang mempekerjakan kecerdasan buatan mereka untuk menggantikan pekerjaan manusia.

Ini bukanlah mimpi.

Bukan hal yang mustahil, beberapa tahun ke depan film-film seperti Iron-Man, Robocop, atau gambaran seperti yang ada di film Terminator bisa saja terjadi.

Ini adalah hal yang nyata dan perkembangan revolusi industri sudah mulai masuk ke era 5.0.

Menurut Wikipedia, "kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial".

Apakah benar peran manusia akan tergantikan dengan robot yang sudah ditanamkan kecerdasan yang lebih baik dari manusia? apakah mereka yang membuatnya sudah paham risiko apa yang akan terjadi?

Mungkin kita coba bahas dari persepektif berikut ini.

1. Kercerdasan buatan dapat mempermudah pekerjaan

Nyatanya, tidak bisa dipungkiri lagi. Kecerdasan buatan memang dapat memudahkan pekerjaan apapun. Mulai dari menghitung, mengukur, bahkan menganalisa menjadi lebih akurat.

Contoh lainnya adalah pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar bisa dengan mudah dilakukan oleh robot dan tinggal mengikuti instruksi yang dibuat.

2. Kecerdasan buatan dapat mengurangi risiko human error

Ini juga point yang tidak bisa disanggah. Namun, bukan berarti kecerdasan buatan tidak pernah / akan salah. Setidaknya, lahirnya era AI bisa membantu ilmuwan dan generasi manusia untuk mengembangkan teknologi yang modern yang berguna untuk kehidupan.

3. Kecerdasan buatan memiliki sisi positif dan negatif

Ada pro dan kontra mengenai kecerdasan buatan ini. Di satu sisi, ia bisa berguna bagi banyak orang dan ilmu pengetahuan.

Tapi, di sisi lain mereka yang tergantikan pasti akan sangat tersisihkan karena dianggap tidak bisa bersaing atau kurang efektif.

Semua kembali lagi, penggunaan AI untuk tujuan yang tepat akan memberikan manfaat untuk banyak orang. Tapi, jika hanya untuk tujuan pribadi ataupun sekelompok orang yang mementingkan kepentingannya sendiri, justru akan memberikan dampak buruk.











Komentar